Prelude: Rencana & Persiapan (2D Singapore + 6D Thailand Trip)

Hai!

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya dari awal persiapan hingga akhir perjalanan di Singapore dan Thailand selama 7 hari (2 hari di Singapore dan 5 hari di Thailand). Saya akan mencoba menjelaskan semua yang saya alami sedetail mungkin sesuai dengan yang ada dalam memori saya. Ok, here is the story…

Rencana trip ke Thailand sudah terpikirkan sejak tahun 2014, namun rencana tersebut sempat terlupakan. Pada bulan April 2016, rencana itu muncul kembali di pikiran saya setelah saya melihat video Mark Wiens di Youtube yang menceritakan beragam aktivitas serta kuliner di Thailand. Saya mencoba mengajak teman-teman saya untuk ikut trip ini, dan hasilnya salah satu teman saya yang bernama Delvo berminat untuk ikut. “Travelling bersama teman kelihatannya lebih menyenangkan dari pada travelling sendirian, ya paling tidak ada yang bisa motoin lahh…”, itu yang saya pikirkan.

Niat pergi ke Thailand sudah ada, teman yang mau diajak sudah ada, berikutnya adalah mencari waktu yang tepat untuk pergi. Saat itu, saya masih menjalani kuliah semester dua dan Delvo juga bekerja di Surabaya sehingga cukup susah untuk menentukan waktu yang tepat. Selain itu, prakiraan musim di Thailand juga harus dipertimbangkan. Saya mencoba menelusuri internet untuk mencari waktu yang tepat untuk pergi ke Thailand dan yang pastinya disaat Low Season agar harga tiket pesawat tidak terlalu mahal dan tempat wisata tidak terlalu ramai. Situs-situs yang cukup membantu untuk menentukan waktu yang tepat untuk pergi ke Thailand antar lain: Trip Advisor, Lonely Planet, Tourism Thailand, dan masih banyak lagi yang lainnya. Setelah mendapatkan cukup banyak informasi seputar musim di Thailand, pilihan saya jatuh pada bulan September. Saya pun coba mendiskusikannya dengan Delvo, dan Delvo pun setuju (walaupun cutinya habis dan terpaksa potong gaji). Kami pun akhirnya setuju untuk menentukan tanggal trip kami, yaitu 5 September 2016 hingga 11 September 2016, dengan asumsi bahwa saat itu saya sedang mengerjakan thesis sehingga waktu saya cukup luang (bahkan sangat luang) dan tanggal 12 September 2016 merupakan libur hari raya Idul Adha yang bisa kami gunakan untuk istirahat.

Pada bulan Mei 2016, saya berniat untuk membeli tiket pesawat Surabaya-Bangkok, namun ternyata passport Delvo belum terbit sehingga saya memutuskan menunda dahulu hingga passport Delvo terbit. Pada bulan Juni 2016, passport Delvo sudah terbit. Kami sesegera mungkin membeli tiket pesawat, karena dalam rentang waktu bulan Mei hingga Juni, harga tiket pesawat Surabaya-Bangkok sudah naik sekitar Rp 300.000,-. Kami mencari tiket pesawat di berbagai situs, dan pilihan kami jatuh kepada Traveloka karena menawarkan harga yang paling murah. Saat itu juga tengah berlangsung promo yang memberikan diskon sebesar Rp 150.000,- untuk tiket pesawat tujuan Thailand. Alhasil, saya membeli tiket pesawat Surabaya-Singapore (transit)-Bangkok untuk tanggal 4 September 2016 seharga kurang lebih Rp 2.100.000,- (setelah diskon promo) dan Delvo membeli tiket pesawat Bangkok-Singapore (transit)-Surabaya untuk tanggal 11 September 2016 seharga kurang lebih Rp 2.200.000,-.

Sebelum kami membeli tiket pesawat, saya sudah pernah membuat jadwal tentatif yang menjabarkan kegiatan kami selama trip di Singapore dan Thailand, serta rincian anggaran yang diperlukan untuk transport, akomodasi, wisata, dan lainnya. Pada awalnya saya berencana untuk singgah di Chiang Mai, Chiang Rai, Ayutthaya, dan Bangkok saat di Thailand. Namun rencana tersebut berubah setelah kami membeli tiket pesawat, mengingat budget yang dikeluarkan serta waktu yang dihabiskan untuk perjalanan ke Chiang Mai dan Chiang Rai cukup banyak. Kami pun akhirnya mengubah tujuan kami menjadi Pattaya, Ayutthaya, dan Bangkok, karena Pattaya cukup dekat dengan Bangkok (kurang lebih 3 jam perjalanan) dan biaya transport-nya pun jauh lebih murah dari pada tiket pesawat ke Chiang Mai. Saya pun me-revisi jadwal tentatif tersebut dan mengubah rincian anggaran dengan menyesuaikan lokasi-lokasi yang akan kami singgahi. Tidak lupa saya juga menyiapkan daftar-daftar tempat wisata yang akan kami kunjungi saat di Singapore dan Thailand. Dua minggu sebelum berangkat, kami telah menentukan lokasi-lokasi yang akan menjadi tujuan wisata kami.

Kami mulai memilih penginapan selama kami di Thailand seminggu sebelum keberangkatan. Rencana kami adalah memesan sebuah kamar di Pattaya untuk dua malam dan sebuah kamar di Bangkok untuk empat malam. Kami membandingkan harga penginapan dari beberapa situs, seperti: Booking, Agoda, Airbnb, dan Traveloka. Pilihan kami untuk bermalam di Pattaya jatuh kepada Jomtien Hostel yang kami pesan melalui Booking seharga THB 825. Lalu pilihan untuk bermalam di Bangkok jatuh kepada Hostel 24 yang kami pesan melalui Agoda yang ternyata juga dipesan dari Booking seharga THB 1.692. Alasan kami memilih kedua penginapan tersebut adalah karena harga yang relatif murah dengan fasilitas yang cukup baik, serta fitur “Book now, pay later” sehingga kami dapat membayar saat kami melakukan check in di lokasi penginapan. Ada pula satu alasan yang cukup memotivasi kami untuk memilih Jomtien Hostel, tapi alasan tersebut akan saya jelaskan pada cerita hari pertama kami di Pattaya.

Sebelum berangkat, pastinya kami telah mempersiapkan keperluan selama kami tinggal di negeri orang. Kami mempersiapkan sejumlah uang Singapore Dollar (SGD) dan Thailand Baht (THB) yang memenuhi kebutuhan kami selama kami disana. Sebelumnya, saya sudah pernah pergi ke Singapore sebanyak dua kali pada tahun 2014 dan 2015. Saya masih menyimpan beberapa lembar uang dan koin SGD dari perjalanan saya sebelumnya, sehingga saya tidak perlu merogoh dompet untuk membeli SGD lagi. Barang-barang yang tidak lupa saya siapkan antara lain: dokumen-dokumen penting (passport, KTP, SIM, dll.), pakaian ganti, perlengkapan mandi, krim sun block, payung (karena bulan September masih dalam musim hujan di Thailand), dan pastinya kamera (karena salah satu tujuan saya adalah mencari objek untuk belajar fotografi).

Well, itulah sedikit cerita tentang pengalaman saya merencanakan dan mempersiapkan segala kebutuhan sebelum berangkat ke Singapore dan Thailand.

 


Album foto yang lebih lengkap, silahkan kunjungi halaman Facebook saya atau https://imgur.com/a/sayxw

2 thoughts on “Prelude: Rencana & Persiapan (2D Singapore + 6D Thailand Trip)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *